Jelang Pemilu 2024, Kapolda Sulut Ungkap 3 Hal yang Perlu Diantisipasi

Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Kesiapan Pengamanan Pemilu 2024 yang digelar oleh Polda Sulut bertempat di ruang Tribata Polda Sulut, Jumat (13/10/2023).
Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Kesiapan Pengamanan Pemilu 2024 yang digelar oleh Polda Sulut bertempat di ruang Tribata Polda Sulut, Jumat (13/10/2023).

Ketua KPU Sulut Kenly M Poluan didapuk sebagai nara sumber dalam kegiatan Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Kesiapan Pengamanan Pemilu 2024 yang digelar oleh Polda Sulut bertempat di ruang Tribata Polda Sulut, Jumat (13/10/2023).

Dalam sambutannya saat membuka kegiatan itu, Kapolda Sulut Irjen Pol Drs Setyo Budiyanto menyampaikan bahwa pelaksanaan Rakor Lintas Sektoral ini merupakan tindaklanjut dari kegiatan yang telah dilaksanakan di Jakarta oleh Mabes Polri. Kegiatan itu kemudian mengarahkan satuan Polda di seluruh Indonesia untuk sungguh-sungguh dalam mengamankan pemilu 2024.

“Tentunya kesiapan dan keseriusan semua pihak baik penyelenggara, stakeholder terkait bahkan peserta Pemilu menjadi bagian penting dalam unsur keamanan Polda Sulut saat ini,” ujarnya.

Dia mengatakan, untuk itu perlu menginventarisasi masalah-masalah di Pemilu sebelumnya agar tidak terjadi di Pemilu 2024. Ada 3 hal yang patut diantisipasi jelang pemilu ini yakni kesiapan, pelanggaran dan juga keamanan, hal ini untuk menekan potensi kerawanan pemilu 2024.

Dalam pemaparannya Poluan menjelaskan mengenai tahapan Pemilu yang sedang berlangsung di antaranya Verifikasi Administrasi Dokumen Persyaratan Calon Sementara, Hasil Pencermatan Rancangan Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Provinsi sampai tanggal 18 Oktober 2023 dan penetapan DCT pada 3 November 2023.

“Saat ini juga telah memasuki tahap pertama pengadaan logistik di mana dalam pengaplikasiannya telah menggunakan sistem informasi logistik yang mengatur mulai pada pengadaan hingga pendistribusian pada hari H,” ungkap dia.

Poluan juga mengharapkan momentum ini dapat semakin mempererat komunikasi dan koordinasi antara lembaga/instansi pemerintah maupun stakeholder terkait agar dalam pelaksanaan pemilu 2024 nantinya dapat berjalan dengan baik aman dan terkendali. *